Biopharmaca BiofarmakaTahun 2019 & IPB Future

TAHUN 2019 & IPB FUTURE

Pusat Studi Biofarmaka Tropika

Berikut disampaikan Pesan Tahun Baru 2019 oleh Rektor IPB, Dr. Arif Satria.



Kini kita memasuki tahun 2019. Kita patut bersyukur masih diberi anugerah ilmu, kesehatan dan umur untuk terus membuat foot print, membuat sejarah baru, terus membangun legacy secara bersama-sama di kampus IPB tercinta ini. Tentu kita yakin bahwa added value yang kita ciptakan tiap hari untuk lingkungan kita adalah investasi kolektif untuk kemajuan IPB. IPB milik bangsa dan bangsa menitipkan kepada kita untuk kita kelola agar IPB memberikan added value untuk kemajuan bangsa. Kata Nabi Muhammad Saw, sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat untuk orang lain. Tak berlebihan jika kita pun berpendapat bahwa sebaik-baik perguruan tinggi adalah yang memberi manfaat untuk bangsa ini.

Alhamdulillah kita telah lewati tahun 2018 dengan sejumlah prestasi. IPB tetap di peringkat 3 klusterisasi PTN se Indonesia, Top 100 QS World University Ranking by subject Agriculture & Forestry, Top 150 QS Asia University Ranking, Top 40 the most Sustainable university in the World versi UI Green Metrics, Peringkat 1 Anugerah Widyapadhi Kemristekdikti, Perguruan tinggi terbaik mitra peneliti asing versi Kemristekdikti, perguruan tinggi terbaik dalam Keterbukaan informasi publik (kategori informatif) versi Komisi Informasi Pusat, penghargaan Inkubator terbaik nasional dari kemristekdikti, Peringkat 2 kinerja kemahasiswaan secara nasional, penghargaan dosen, tendik, dan mahasiswa berprestasi nasional, dan masih banyak lagi penghargaan baik institusi maupun individu yang kita raih. Seluruh penghargaan dan prestasi tersebut adalah karya kita semua dan juga hasil investasi panjang para pendahulu kita secara akumulatif. Seperti efek bola salju, maka prestasi demi prestasi kita mesti terus menggelinding dan membesar, yang kemudian kita jadikan modal untuk melangkah ke depan dan memperkuat IPB sebagai "Kampus Inovasi". Terima kasih kepada seluruh dosen, tendik, mahasiswa, pimpinan IPB periode sebelumnya dan periode terdahulu, serta para alumni yang telah membuat IPB terus berjaya dari dulu hingga saat ini.

Tahun 2019 adalah masa untuk mulai melangkah mewujudkan IPB future yaitu sebagai Techno-socio Enterpreneurial university yang lulusannya diharapkan menjadi teknopreneur dan sosiopreneur yang berintegritas dan transformatif dengan kekuatan softskill millennium. Visi jangka panjang 2045 IPB tersebut telah kita terjemahkan ke dalam Renstra 2019-2023 dengan tema "IPB 4.0 : Race in Excellence to Shape IPB Future".

Istilah IPB 4.0 bukanlah latah. Tapi ini merupakan strategi baru merespons perubahan disruptif yang dipicu Revolusi Industri 4.0. Perubahan ini sudah menjadi keniscayaan, seperti provider telpon seluler yang tak bisa membendung masifnya aplikasi WhatsApp, WeChat, LINE. Dunia telah berubah begitu cepat dan ternyata yang survive adalah yang cepat dan tepat menangkap peluang dan ada keberanian untuk shifting. Kita saksikan banyak perusahaan besar runtuh bukan karena krisis modal tapi karena krisis kreativitas dan krisis agility untuk menangkap peluang baru. Jack Ma bukan siapa-siapa 10 tahun lalu. Nadiem Makarim perintis Go Jek bukan siapa-siapa 7 tahun lalu. Achmad Zaky pemilik Buka Lapak bukan siapa-siapa 5 tahun lalu. Namun mereka kini menjadi pemain yang diperhitungkan hanya karena keberanian mengubah mindset untuk lebih kreatif dan cepat merespons perubahan masa depan dengan cara yang disruptif. Mereka berhasil keluar dari jebakan masa lalu, dan selalu day to day thinking untuk menemukan masa depan. Seperti kata Rhenald Kasali, stagnasi akan terjadi ketika ada "inability to escape from the past and inability to invent the future". Jadi inventing the future adalah kata kunci untuk survival dan kemajuan.

Karena itu IPB ingin mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar benar- benar menjadi pemilik masa depan, dan menghasilkan lulusan handal yang bisa berperan dan menjadi trend setter di masa depan. Strategi IPB 4.0 kini telah digambarkan dalam Renstra baru IPB yang memuat sejumlah program: IPB Green, IPB Net, IPB Biz, IPB Smart, IPB Excel, IPB Edu, IPB Lead, dan IPB Share. Kesemua program tersebut mengarah pada perubahan dan penyiapan IPB future dalam 5 tahun.

Khusus tahun 2019, strategi kita mulai dengan menciptakan "Excellent innovation ecosystem" sebagai necessary condition untuk IPB 4.0. Pertama, Infrastruktur pendidikan dan riset termasuk penyempurnaan fasilitas laboratorium akan menjadi prioritas. Hal ini untuk melengkapi upaya reformasi kurikulum pendidikan IPB 2019 yang memuat shifting baru dalam dimensi pembelajaran (metoda blended learning, penguatan literacy baru, peningkatan kapasitas dosen), dimensi keilmuan baru, maupun dimensi penguatan skill dan karakter baru. Kedua, infrastruktur dan integrasi sistem informasi menjadi kunci proses transformasi digital dalam menciptakan IPB sebagai smart university. Tahun 2018 IT telah kita arahkan untuk smart governance dan tahun 2019 sistem IT mulai diarahkan untuk menunjang pendidikan daring dan riset 4.0. Ketiga, untuk menghasilkan riset dan inovasi 4.0, IPB juga telah merumuskan konsep Agro Maritim 4.0 sebagai acuan pembangunan agro maritim masa depan yg sekaligus diikuti dengan Road Map Riset 4.0 yang terukur. Kita harapkan IPB akan leading dalam riset-riset terbaru dengan teknologi 4.0 seperti drone, robotik, kecerdasan buatan, blockchain, dan internet of things. Keempat, kita pun harus mampu terus menyempurnakan sistem kesejahteraan holistik agar ekosistem inovasi ini bisa makin kondusif. Inilah kira-kira gambaran prioritas yang akan kita lakukan di 2019.

Oleh Menristekdikti kita ditargetkan masuk 500 besar dunia QS WUR tahun 2019 ini. No body likes ranking, but everybody checks the ranking. Itulah faktanya. Kita berusaha dengan prinsip "sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui". Artinya strategi memperbaiki peringkat dunia embedded dalam program-program IPB untuk mencapai IPB future. Karena itu diharapkan para dosen bisa terus meningkatkan publikasi, jejaring dan mobilitas international. Namun demikian, seperti saya sampaikan sebelumnya bahwa kita pun dituntut untuk memberikan added value bagi masyarakat dan industri nasional melalui inovasi-inovasi kita. Semua itu bisa kita sinergikan, tidak perlu terus dipertentangkan antara perangkingan dan inovasi konkrit untuk masyarakat.

Terakhir, tahun 2019 adalah tahun politik dimana pemilihan presiden dan anggota legislatif akan dilakukan. Kampus harus netral dari kepentingan politik praktis dan mari kita jaga suasana kampus yang kondusif. Mari kita jaga modal sosial yang sudah terjalin kuat dan menjadi aset penting kita. Hati-hati dalam bermedia sosial karena kini mulai berlaku you are what you write at social media. Reputasi kita akan tergantung dari apa yang kita tuturkan di media sosial. Begitu pula modal sosial kita pun kini bisa dipengaruhi media sosial.

Insya Allah 2019 membawa keberkahan untuk kita semua. Terus semangat berbuat yang terbaik untuk IPB tercinta. Terus berpacu dalam keunggulan sebagai upaya kita mempersiapkan masa depan. Karena kata pepatah, keberuntungan akan datang ketika kesempatan berjumpa dengan persiapan.

Selamat Tahun Baru.

Semangat kerja, jaga stamina, terus berdoa

MEKAH, 1 JANUARI 2019


<ta>
Back to TropBRC News....